Haiiii..
Kalian pasti tau kan bedanya perokok aktif
dan perokok pasif?
Yapppp. Bener banget perokok aktif adalah
orang yang secara aktif menghisap batang rokok tiap harinya, sedangkan perokok
pasif adalah orang tidak menghisap batang rokok tetapi terpapar asap rokok
setiap harinya.
Kalo ada yang nanya, mana yang lebih
bahaya? Dua-duanya punya tingkat bahaya yang samaaa. Aku pernah baca artikel
dari laman Brilio.net, setidaknya rokok punya 5 manfaat, antara lain mengurangi
resiko penyakit Parkinson, membantu lebih cepat pulih dari penyakit jantung,
mencegah asma dan alergi, nikotin dalam rokok bisa membantu membunuh kuman TBC
serta menekan resiko obesitas. Nahh, tadi udah yang baik-baik. Sekarang dampak
buruk dari ngerokok nih, mulai dari kanker mulut, kanker paru-paru sampe bisa
bikin kamu meninggal.
Aku perokok pasif dannnnn sering banget
keganggu sama asap rokok, sering banget aku nemuin perokok aktif yang ngerokok
tidak pada tempatnya atau merokok tapi asapnya kemana-mana, sampe kena perokok
pasif. Contoh sehari-hari yang aku alamin, abis keluar dari Stasiun Karet, para
tukang ojek pangkalan udah diri tuh nunggu penumpang sambil pegang rokok, tanpa
rasa bersalah mereka ngerokok dan ngebuang asapnya dengan sembarang tanpa
melihat ada orang lain disekitarnya. Gak jarang juga aku nemuin kasus dimana
sang ayah ngerokok didekat anak bayinya. Entah ayahnya itu yang kurang edukasi
tentang bahaya asap rokok atau sang ayah yang terlalu egois untuk mengabaikan
resiko dari bahaya terpapar asap rokok. Kalo ditegur? Galakan merekaa daripada
korban..
Korban dari perokok aktif yang sebenernya
adalah peroko aktif banyaaakkk bangett, dua diantaranya ini nih yang aku dapet
dari Tribunnews.com:
1.
Noor Tika
Hasanah pada tahun 2018, awal mulanya Tika menulis status di media sosial
Facebook dan Twitter miliknya yang berbunyi “Bagi para ortu perokok, aku mohon
banget supaya ngerokok sejauuuh mungkin dari anaknya walau sampai anak dewasa
supaya jauh dari kemungkinan terkena flek paru”, tiga hari kemudian setelah
mengunggah status tersebut, Tika dikabarkan meninggal dunia.
2.
Seorang ayah
yang mengaku berhenti merokok setelah 18 tahun menjadi perokok aktif, alasan
dia berhenti merokok adalah karena anaknya meninggal dunia di usia 1 tahun 10
hari. Bukan, bukan karena sang ayah merokok didekat anaknya tapi karena
sisa-sisa asap rokok yang menempel di baju sang ayah. Sisa-sisa asap rokok itu
pun terhirup oleh sang anak yang digendong oleh dirinya. Penyesalan selalu
datang terlambat bukan?
Sebenernya para perokok pasif Cuma pengen
perokok aktif menghargai hak perokok pasti untuk bisa menghirup udara bersih
kok. Kita gak minta kalian untuk berhenti ngerokok, cukup jangan ngerokok di
sembarang tempat. Ngerokok lah ditempat yang emang udah disediain sama
pemerintah. Toh, kalo kalian ngerokok di smoking area da nada perokok pasif
disana terus ngomel-ngomel kalian bisa bela hak kalian kok, karena emang ada
peraturan yang udah ngatur tentang itu semua. Jangan semena-mena seakan Cuma kalian
yang punya ruang umum dan bebas ngapain aja.
So, semoga kalian para perokok aktif yang membaca tentang artikel ini memiliki kesadaran diri untuk bisa menghargai para perokok pasif yang ada didekat kalian.
Anyway, i wish you have a good day!:))))
No comments:
Post a Comment